Soal Team Order.Sauber Dukung Ferrari

Posted on September 17, 2010

0


Foto: Kamui Kobayashi saat beraksi di atas mobil Sauber/Getty Images
HINWIL Setelah Williams, kali ini giliran Sauber yang memberikan dukungannya terkait kasus team order yang dilakukan Ferrari di GP Jerman. Namun, Sauber membantah bila dukungannya merupakan bentuk loyalitasnya terhadap pemasok mesinnya tersebut.

Diketahui, kasus team order yang dilakukan Ferrari di Hockenheim, memang masih menjadi polemik. FIA sendiri dalam sidang pembelaan yang dilakukan Ferrari, bulan lalu, belum memberikan keputusan pasti. Untuk sementara, skuad yang bermarkas di Maranello ini hanya diharuskan membayar denda USD100 ribu.

FIA berjanji akan menyusun regulasi baru terkait kasus ini. Sejauh ini, opsinya memang hanya dua, yakni memperbolehkan strategi tersebut, atau mengharamkannya. Nah, di saat otoritas tertinggi ajang jet darat ini masih sibuk menggodog permasalahan ini, pro-kontra terus mewarnai.

Diketahui, beberapa waktu lalu bos tim Williams, Sir Frank Williams menyatakan dukungannya kepada Ferrari. Dia menilai, team order merupakan bentuk strategi sebuah tim untuk bisa merealisasikan ambisi menjadi juara dunia. Kini, dukungan kembali datang dari Sauber yang melayangkan surat resmi dukungannya terhadap Ferrari.

Dukungan yang diberikan Sauber ini pun sontak memunculkan spekulasi baru. Konon, banyak pihak beranggapan bila dukungan Sauber kental dengan aroma politik. Diketahui, di musim ini Sauber mendapat pasokan mesin dari Ferrari, setelah ditinggal BMW di akhir musim. Sebelumnya, Ferrari juga sempat memasok mesin untuk tim yang berbasis di Hinwil, Swiss, ini pada 1997 dan 2005 silam.

Akan tetapi, anggapan sejumlah pihak tersebut langsung mendapat bantahan dari direktur Sauber Monisha Kaltenborn yang menyatakan bila keputusan tim tak ada hubungannya dengan Ferrari sebagai pemasok mesin. Melainkan berkat hasil rapat seluruh awak timnya.

“Kami telah mendiskusikan permasalahan ini, karena masalah ini selalu menjadi perdebatan di paddock. Jadi, kami mengambil kesempatan ini untuk mendorong FIA agar mereview peraturan soal team order. Jika mungkin mereka menilai tindakan tersebut masih bisa dibenarkan, mungkin mereka bisa segera memberikan klarifikasi,” tutur Kaltenborn dikutip Autosport, Kamis (16/9/2010).

“Jadi, itulah tujuan utama, dan bila kami merasa permasalahan ini masih terus seperti ini, kami bisa saja mengambil kesempatan untuk melakukan hal sama (team order).

“Kami juga tidak menulis surat itu atas nama Ferrari. Kami mengirimkan surat sebagai pihak ingin tahu keseluruhan permasalahannya. Sebab, ini merupakan permasalahan yang mengundang perhatian kami semua,” tandasnya.(acf)

Posted in: Olahraga