TWILIGHT SAGA

Posted on September 3, 2010

0


Sudah lama saya ingin menulis mengenai fenomena yang dibuat oleh Stephenie Meyer melalui buku yang ditulisnya, TWILIGHT SAGA. Saga sendiri saya temukan artinya dari beberapa situs adalah cerita legenda, mitos atau cerita panjang mengenai kepahlawanan seseorang. Salah satu contohnya adalah King Arthur Saga yang menceritakan kepahlawanan Raja Arthur dari inggris. Namun bukan itu yang akan saya tulis disini. Yang ingin saya bahas adalah buku karya Stephenie Meyer yang berhasil membius (kebanyakan) remaja perempuan. Dan mungkin termasuk saya yang tak bisa lagi dikategorikan remaja ini. Harus saya akui bahwa cara bercerita Meyer cukup membuat para pembacanya terbuai dalam kisah cinta antara dua mahluk berbeda jenis ini.

Cerita ini akan saya mulai dari bukunya yang pertama yaitu yang berjudul sama yaitu TWILIGHT. Dalam buku pertamanya menceritakan seorang remaja bernama Isabella Swan dari daerah Phoenix panas pindah ke Forks yang adalah daerah berhujan di utara Amerika. Walaupun masih terasa asing dengan lingkungan barunya, Bella berhasil berkenalan dengan seorang pemuda tujuh belas tahun bernama Edward Cullen yang selalu membuatnya terpesona. Penasaran dengan sosoknya, Bella memberanikan diri mendekati Edward dan akhirnya mereka jatuh cinta, walaupun setelah Bella mengetahui bahwa Edward adalah seorang vampir, hal ini tak membuatnya mundur. Pada akhir buku diceritakan mengenai Bella yang dikejar-kejar oleh seorang vampir pemburu bernama  James. Namun Edward berhasil menyelamatkannya. Dan Bella pun kembali aman bersama Edward.

Dalam buku kedua yang berjudul New Moon, Bella diceritakan harus menghadapi hidupnya tanpa Edward yang meninggalkannya. Edward meninggalkan Bella karena keberadaan Edward dianggap membahayakan Bella. Pada waktu ulang tahunnya, Bella kedapatan terluka dan berdarah sewaktu membuka hadiah dari Alice Cullen, adik angkat Edward. Dan hal itu membuat Jasper yang juga saudara angkat Edward termuda menjadi kalap melihat darah Bella dan menyerangnya. Selama beberapa bulan Bella terus bertahan hidup walaupun sulit baginya hidup tanpa Edward. Kehadiran Jacob Black, putra Billy Black sahabat ayah Bella, membuat hidup Bella kembali berarti. Namun tidak berarti Bella melupakan Edward, karena setiap kali Bella melakukan hal berbahaya ia dapat mendengar suara Edward yang mencegahnya melakukan hal itu. Termasuk ketika Bella melompat dari tebing tinggi di dekat Pantai La Push. Alice yang memiliki bakat melihat masa depan, melihat Bella yang melompat dari tebing. Dikira ia akan bunuh diri. Dan berita ini sampai kepada Edward melalui saudari angkat Edward yang lain, Rosalie. Mengira Bella sudah meninggal, Edward pun berniat menyusul dengan mendatangi keluarga Volturi yang merupakan keluarga ningrat kaum vampir untuk meminta mereka membunuhnya. Sebelum Edward sempat bunuh diri, Bella berhasil menggagalkannya. Dan mereka kembali Forks dengan sebah syarat dari keluarga Volturi bahwa Bella nantinya akan diubah menjadi vampir agar keberadaan vampir tidak diketahui oleh umum. Dan syarat itu diiyakan oleh Edward.

Buku ketiga yang berjudul Eclipse merupakan lanjutannya. Dalam buku ini, Bella dan Edward dihadapkan pada sebuah situasi dimana Victoria yang merupakan pasangan James yang dibunuh Edward menuntut balas kematian James. Ia mengejar Bella untuk membunuhnya. Sahabat Bella, Jacob Black di buku ini mengakui perasaannya pada Bella bahwa ia mencintai Bella. Dan hal ini membuat Bella bingung karena Jacob adalah sahabat yang sangat berarti baginya dan ia tidak bisa memilih antara Edward dan Jacob.(akhirnya edward yang dipilih)  Dibalik konflik percintaan itu, Jacob Black yang di buku kedua diceritakan telah bertransformasi menjadi werewolf membenci Edward yang adalah seorang vampir. Keduanya menjadi musuh bebuyutan. Namun kawanan serigala harus melakukan gencatan senjata dengan keluarga Vampir demi menjaga keamanan Forks dan Bella tentunya. Victoria yang menghimpun vampir-vampir baru untuk menyerang keluarga Cullen, berhasil mendekati Bella dan Edward. Namun lagi-lagi Edward berhasil melindungi Bella dan keadaan menjadi aman kembali.

Dalam Breaking Down, Bella harus mempersiapkan diri untuk bergabung ke dalam keluarga Cullen yang tentunya juga berarti Bella akan diubah menjadi vampir seperti mereka. Namun untuk melengkapi syarat Edward sebelum menjadi vampir, Bella harus menikahi Edward terlebih dahulu. Dan setelah menikah dan kemudian berbulan madu dengan Edward, Bella menemukan kenyataan bahwa dirinya mengandung anak dari Edward. Sebuah kenyataan yang sulit bagi Edward yang mengetahui bahwa tidak seharusnya Bella mengandung anak darinya. Karena nantinya anak itu akan membawa masalah bagi mereka, khususnya Bella. Bella memilih mempertahankan anak yang dikandungnya meskipun ia tahu kalau anak itu akan membunuhnya dari dalam. Namun dengan bantuan Rosalie, Esme dan Emmet yang mendukung Bella untuk mempertahankan anak tersebut, akhirnya Bella berhasil melahirkan bayinya. Dan di tengah persalinannya yang membahayakan, Edward dengan ijin dari Jacob yang adalah keturunan langsung dari kepala suku Quiluite,  mengubah Bella menjadi vampir. Dan hal itu menyelamatkannya dari kematian. Bahaya tidak selesai sampai disitu. Putri Bella dan Edward, Renesmee tumbuh dalam waktu singkat (karena dia keturunan vampir dan manusia) membuat Irene, salah satu vampir keluarga jauh Cullen mengira bahwa keluarga Cullen mengubah seorang anak menjadi vampir. Dan hal ini adalah pelanggaran besar bagi keluarga Volturi. Dan dari penglihatan Alice yang memberitahu bahwa tak lama lagi keluarga Volturi akan datang untuk menyelesaikan masalah ini. Keluarga Cullen berusaha mencari aliansi untuk menjadi saksi mereka terhadap Volturi bahwa Renesmee bukanlah vampir, melainkan setengah vampir dan setengah manusia karena Bella melahirkannya sewaktu masih menjadi manusia. Beberapa teman keluarga Cullen bersedia membantu mereka. Hingga akhir kedatangan Volturi, Carlisle, Edward dan Bella bersama aliansinya berhasil meyakinkan Volturi bahwa Renesmee bukanlah vampir.

Midnight Sun merupakan buku terakhir karya Stephenie Meyer. Buku ini masih belum beredar. Namun beberapa situs berhasil mendapatkan Draft kasar isi buku ini hingga ke chapter 12. Buku ini bukan merupakan kisah lanjutan dari buku sebelumnya, Breaking Down. Karena isi buku ini agak mirip dengan buku pertamanya, Twilight, namun dilihat dari sisi pandang Edward Cullen. Walaupun hingga saat ini kabar yang terdengar adalah Stephenie Meyer sedang rehat menulis buku ini, bahkan buku ini terancam tidak diterbitkan.